Cara Kerja dan Manfaat Drone
Cara Kerja Drone
Cara
kerja drone yang akan kita bahas ini adalah untuk drone yang di pasarkan untuk
kalangan umum. Jadi mungkin ini akan berbeda jika cara pandang kita adalah
drone untuk keperluan militer, dimana cara kerjanya di kontrol menggunakan
smartphone karena drone memiliki chip komputer serupa arduino namun lebih
kompleks. Chip ini membuat drone dapat mengolah gambar dari kamera yang
terpasang padanya kemudian mengirimkan hasilnya ke smartphone yang digunakan
sebagai kontrol. Bentuknya jika di smartphone mirip aplikasi dan memang
aplikasi namun bawaan dari merek drone itu sendiri. Gambar yang di kirimkan
oleh chip drone adalah real time dan resolusinya bisa diatur sesuai spesifikasi
drone. Cara mengendalikannya menggunakan telunjuk dan mengarahkan ke kiri atau
kekanan pada smartphone.
Beberapa
drone mahal delengkapi dengan chip GPS. Cara kerjanya adalah sebelum terbang
harus di pastikan dapat sinyal GPS terlebih dahulu dan ada batas minimal sinyal
yang didapatkan untuk drone bisa terbang. Drone yang akan di terbangkan
menggunakan GPS benar-benar tergantung dengan kekuatan sinyal GPS. Karena drone
yang di terbangkan dengan GPS tidak terikat jarak antara pilot dengan drone,
jadi drone akan tetap terbang sesuai apa yang diperintahkan.
Peran Drone dalam bidang Kelautan
Berkaitan
dengan penggunaan drone untuk pemetaan pesisir, ketinggian terbang cukup
bervariasi mulai dari 30 meter hingga 200 meter di atas permukaan laut
(Madawalagama et al., 2016; Boon et al., 2017; Remondino et al., 2011;
Sturdivant et al., 2017; Meng et al., 2017). Variasi ketinggian drone tersebut,
berhubungan erat dengan skala dan luas cakupan pemetaan yang akan dilaksanakan.
Semakin rendah tinggi terbang, maka resolusi spasial citra semakin baik
sehingga mampu menghasilkan peta dengan skala detail. Meskipun demikian,
cakupan wilayah yang mampu direkam menjadi semakin sempit. Sebaliknya, jika
drone terbang lebih tinggi dapat mencakup wilayah yang luas, tetapi resolusi
spasial semakin berkurang sehingga kedetailan skala peta dan akurasi yang
dihasilkan juga semakin berkurang (Prayudha, 2018).
Ø Pemetaan/pemotretan udara untuk pesisir
Ø Pemetaan gelombang à panjang gelombang à pola datang gel.
Ø Pemetaan rip current
Ø Pemetaan tumpahan minyak
Ø Teknologi UAV (Unmanned Aerial Vehicle) untuk Menjaga ke Maritim Republik Indonesia
Ø pemetaaan pulau-pulau kecil dan pesisir
Ø Pemantauan illegal loging ataupun Fishing di laut, SAR
Manfaat Drone
a. Untuk
Mencari Korban Bencana Alam dan Korban Tragedi lainnya
Manfaat
drone yang pertama adalah untuk membantu korban bencana alam dan berbagai
bencana lainnya. Pada beberapa kasus, drone memang efektif digunakan untuk
menyelamatkan manusia. Misalnya pada kasus bencana banjir. Drone bisa
diterbangkan pada area yang membahayakan untuk menemukan apakah masih ada
korban yang selamat. Drone juga bisa digunakan untuk memberikan suplai bantuan
sementara. Sebab, mungkin area untuk menjangkau wilayah tersebut sangat
membahayakan.
b. Untuk
Menegakkan Hukum
Manfaat
drone selanjutnya adalah untuk menegakkan hukum. Misalnya, untuk menjaga
perbatasan antar negara. Aktivitas di sekitar perbatasan antar negara bisa
dipantau dengan baik menggunakan drone. Jadi adanya pelanggaran yang terjadi
bisa segera diketahui dan diselesaikan masalahnya. Pada penggunaan dalam
internal negara, drone juga bisa dimanfaatkan dengan sangat baik. Misalnya untuk
menjaga area hutan lindung dari penebangan liar. Sebab, selama ini masalah
klasik kerusakan hutan adalah dikarenakan luasnya areal hutan yang kadang tidak
terjangkau oleh pengawas hutan.
c. Sebagai
Alat untuk Membantu Perawatan Infrastruktur
Pada
beberapa bangunan tertentu seperti jembatan dan gedung pencakar langit yang
tinggi, penggunaan drone jelas menjadi pilihan yang baik untuk fungsi
maintenance. Drone bisa dikirim pada area yang sangat tinggi dan terlalu
beresiko 8 bagi manusia. Alat ini bisa difungsikan untuk mengetahui jika ada
kerusakan yang perlu diperbaiki.
d. Untuk
Mengawasi Area Persawahan atau Perkebunan Yang Luas
Drone
juga bisa dimanfaatkan untuk mengawasi area persawahan yang luas, seperti area
pertanian dan perkebunan kelapa sawit yang luasnya berhektarhektar. Anda bisa
memanfaatkan alat ini untuk mengetahui adanya pencurian maupun kerusakan yang
diakibatkan aktivitas binatang liar.
e. Untuk
Kepentingan Jurnalisme
Anda
bisa memanfaatkan drone untuk kepentingan jurnalisme. Misalnya, mengirim drone
di area peperangan untuk mengetahui secara live apa yang sedang terjadi. Sebab,
untuk mengirim langsung wartawan dan kameramen tentu resikonya sangat
membahayakan. Bukan tidak mungkin wartawan dan kameramen tersebut dianggap
musuh sehingga menjadi korban salah sasaran.
f. Untuk
Penelitian
Manfaat
drone untuk penelitian dikarenakan kemampuannya untuk banyak hal. Selain bisa
mengambil gambar hewan atau binatang tertentu, drone juga bisa digunakan untuk
memantau kondisi suatu area yang ingin diteliti namun tidak terjangkau.
g. Untuk
Perfilman
Drone
bisa digunakan untuk membawa kamera. Karenanya alat ini bisa membantu proses
pengambilan gambar terutama untuk film-film documenter. Kualitas gambar yang
dihasilkan sendiri sangat tergantung dengan spesifikasi drone dan kamera yang
digunakan. Semakin bagus kualitas drone dan kamera, semakin baik pula gambar
yang bisa dihasilkan.
Keuntungan dan Kerugian Drone
Keuntungan menggunakan
drone:
1. bentuknya
yang kecil dan mudah dibuat;
2. harga
lebih ekonomis atau biayanya lebih murah;
3. sebagai
pesawat penyerang, pengintai atau mata-mata, dapat digunakan sebagai patroli
perbatasan;
4. melihat
luas lahan dan kontur, ini memudahkan perencanaan pembangunan lahan;
5. memantau
luas lahan dan kebakaran hutan, membuat peta tambang bidang pertambangan;
6. pemantauan
dan pengawasan lalu lintas;
7. sistem
navigasi dengan kamera yang canggih;
8. bersifat
portable sehingga bisa digunakan dimanapun berada; dan
9. tidak
memerlukan pilot untuk menerbangkan pesawat tersebut.
Kerugian menggunakan
drone:
1.
Bila dilakukan ditempat
umum dapat mengganggu penerbangan pesawat komersial dan militer.
2.
Ada oknum yang
menyalahgunakan sehingga terjadi hal yang kurang baik sebagai contoh pada 20
Juli 2015 lalu ada drone jatuh di Menara BCA, karena mengalami turbulensi.
Setelah dibuka isinya ternyata ada alat perekam visual pada obyek-obyek penting
di kawasan Kota Jakarta. Motifnya saat ini masih diselidiki.
3.
Harganya mahal, waktu
untuk pengamatan tidak lama.
4.
Tidak dapat menjangkau
daerah yang sangat terpencil dikarenakan minimnya bahan bakar.
5.
Rawan rusak apabila
digunakan diatas lautan karena bentuknya yang kecil.
6.
bila dilakukan di
tempat umum dapat mengganggu penerbangan pesawat komersial dan militer;
7.
ada oknum yang
menyalahgunakan sehingga terjadi hal yang kurang baik;
8.
harganya mahal dan
waktu untuk pengamatan tidak lama;
9.
bahan bakar sedikit
10. rawan
rusak apabila digunakan di atas lautan karena bentuknya yang kecil.
