Rabu, 02 Juni 2021

Argo Floats - SIK

 ARGO FLOATS

Definisi Argo Floats

ARGO merupakan singkatan dari The Array for Real-time Geostropic Oceanography dimana nama argo dipilih untuk memperkuat hubungan global float array dengan misi satelit altimetri Jason. ARGO bagian dari Global Climate Observing System/Global Ocean Observing System (GCOS/GOOS) yang dikoordinai oleh Argo Steering Steering Team dimana 18 negara tergabung di dalamnya (Australia, Kanada, Cina, Denmark, Perancis, Jerman, India, Irlandia, Jepang, Korea, Mauritania, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Rusia, Spanyol, Inggris, dan USA) dan Uni-Eropa terlibat di dalamnya. Beberapa Negara termasuk Afrika Selatan, Indonesia dan Chili telah membantu dalam penyebarannya. Argo Float merupakan instrumen pengukuran data suhu, salinitas dan tekanan di laut yang Sebagianbesar waktu operasinya berada di kedalaman lebih dari 1500 m. Argo Float umumnya memiliki siklus pengukuran setiap 10 hari, namun beberapa argo ada yang beroperasi dengan siklus yang lebih pendek (Khaldun et al., 2020).



Argo Float merupakan instrumen yang bergerak mengikuti arus bawah laut yang akan muncul ke permukaan setiap 10 hari dan akan mengirimkan data ke satelit, munculnya Argo Float sebagai suatu metode pengukuran global dengan perolehan data melalui pengukuran in situ yaitu menggunakan pelampung (float) dikombinasikan dengan sistem satelit untuk menerima dan mengirimkan data, data yang diperoleh melalui proses observasi kelautan yaitu profil horizontal dan vertikal temperatur dan salinitas laut secara near real-time. Argo Float ialah instrumen yang bergerak mengikuti arus bawah laut untuk memperoleh data temperature dan salinitas hingga kedalaman 200 m dibanyak lokasi sesusai dengan pergerakan arus bawah laut. Dengan demikia, monitoring temperatur salinitas dan kecepatan di lautan akan berlangsung secara kontinyu dan semua data dapat di-relay dan dipublikasikan dalam beberapa jam setelah pengumpulan data awal (Akhbar et al., 2018).


Komponen Argo Float


Gambar 1. Komponen Argo Float
(Sumber: Khaldun et al., 2020)

Prinsip awal dari desain Argo float adalah harus dapat mencakup pengetahuan instrumentasi kelautan secara keseluruhan. Dengan kata lain, Argo float harus merupakan suatu wahana yang dapat memenuhi kebutuhan sampling secara global dan terus-menerus, terutama untuk pengukuran parameter oseanografi secara vertikal pada laut dalam, dan sebagai komplemen data satelit untuk meningkatkan akurasi pembuatan model global nteraksi laut-atmosfer yang sebelumnya belum pernah bisa tercapai.

  1.  Antena satelit
  2. Antena untuk pengumpulan data satelit dipasang di bagian atas pelampung yang membentang di atas permukaan laut setelah selesai naik.
  3. Sensor CTD
  4. Sebuah sensor CTD buatan SEABIRD yang dipasang pada sebuah pelampung robotic yang bisa Secara otomatis bergerak naik-turun dalam selang waktu setiap 10 hari sekali
  5. Transmiter Satelit (menggunakan satelit GTS untuk transmisi data dari float ke stasiun bumi)
  6. Pompa udara
  7. Pompa Hidrolik
  8. Oli Hidrolik
  9. Kantong Pneumatik
  10. Baterai Lithium

Peranan Argo Floats di Kelautan

Pengamatan in situ diperlukan untuk mengamati lautan, tren iklimnya, dan memvalidasi pengukuran yang dilakukan oleh satelit. Data in situ juga penting untuk model laut karena digunakan untuk asimilasi data dan juga untuk validasi ilmiahnya. Sedangkan Argo mengarah pada banyak penemuan baru yang mendokumentasikan keadaan berkembang dan variabilitas sistem laut / iklim, mendukung prakiraan laut yang lebih baik, dan mendukung semua cabang ilmu kelautan. Selama periode ini, teknologi yang digunakan di Argo telah maju, memungkinkan operasi di wilayah yang sebelumnya sulit: lebih dekat ke permukaan laut, di laut marginal, di zona es musiman, dan di atas kedalaman laut penuh. Secara paralel, persyaratan baru muncul, seperti peningkatan pengambilan sampel di daerah tropis dan perbatasan barat. Peningkatan utama Argo yang direncanakan termasuk pengambilan sampel kedalaman penuh (Deep Argo) dan penambahan sensor baru (Argo Biogeokimia).

 

Manfaat Argo floats

Manfaat Argo floats adalah:

a.       Dapat mengukur suhu dan salinitas di 2000m puncak lautan

b.      Penelitian oseanografi. Informasi near real-time tentang perubahan samudra sedang merevolusi pengetahuan tentang dinamika samudra. Sampai saat ini sekitar 1100 makalah telaah sejawat telah menggunakan data Argo. Topik meliputi sifat dan formasi massa air, interaksi udara-laut , sirkulasi laut (arus skala besar), pusaran skala besar (sistem cuaca samudra), dinamika laut, dan variabilitas musiman hingga beberapa dekade.

c.       Variabilitas iklim. Ini membantu kita untuk memahami variabilitas pada berbagai skala waktu, menafsirkan perubahan sebelumnya, dan pada akhirnya meningkatkan prediktabilitas iklim.

d.      Pengetahuan tentang keadaan lautan kita mulai memungkinkan kita untuk memahami kondisi yang memengaruhi stok ikan dan produktivitas biologis, serta lebih memahami bagaimana lautan kita berfungsi sebagai sistem yang kompleks. Karena datanya mendekati waktu nyata dan mudah tersedia, data tersebut juga diasimilasi ke dalam pemodelan operasional, termasuk untuk prediksi arus jangka pendek (misalnya tumpahan minyak lepas pantai, pencarian dan penyelamatan) dan suhu (misalnya untuk perikanan), untuk musiman. prakiraan antar-tahunan (misalnya El NiƱo), dan untuk menginisialisasi prediksi puluhan tahun dari sistem iklim laut / atmosfer (seperti yang dimiliki IPCC). Akhirnya, data tersebut bahkan dapat dimasukkan ke dalam prakiraan cuaca jangka pendek.


Popular Posts

CTD atau Conductivity, Temperature, and Depth

 CTD atau Conductivity, Temperature, and  Depth  Definisi CTD           CTD atau conductivity, Temperature, and Depth adalah salah satu inst...